[Book Review] Erha / 2Ha / The Husky and His White Cat Shizun by Meatbun Doesn't Eat Meat

Informasi Buku

Judul: Erha / 2ha / The Husky and His White Cat Shizun
Penulis: Meatbun Doesn't Eat Meat
Penerjemah Indonesia: Vampli & melindarakasiwi
Jumlah Chapter: 311 Chapter
Genre: Danmei, Xianxia
My Rated: 5/5🌟

Blurb

Mo Ran merasa bahwa mengambil Chu Wanning sebagai gurunya adalah sebuah kesalahan.

Shizunnya sangat mirip dengan kucing, sementara dia lebih seperti anjing konyol.

Anjing dan kucing berbeda secara biologis. Anjing konyol itu awalnya tidak bermaksud untuk mengulurkan cakar berbulunya ke arah kucing itu.

Dia awalnya berpikir bahwa anjing harus bersama anjing, seperti kakak laki-lakinya (Shixiong), yang cantik dan jinak, seperti Spitz Jepang yang lucu. Mereka akan terlihat sangat baik bersama.

Tetapi setelah mati dan hidup kembali, setelah menjalani dua kehidupan, yang dia bawa kembali ke sarangnya dua kali adalah kucing putih salju yang pada awalnya tidak dia perhatikan.

Review

Sedikit cerita, saya pertama kali baca Erha di akhir tahun 2019, saat itu Erha baru diterjemahkan sampai chapter 104 (kalau tidak salah). Lalu setelah berhasil mengejar pun masih harus sabar menunggu update penerjemah, dan akhirnya di bulan Agustus 2020 lalu, sudah ada penerjemah yang berhasil menerjemahkan Erha sampai tamat. Yeay, senangnya! 😍

Butuh waktu 8 bulan buat saya untuk menyelesaikan novel ini sambil nunggu update.

Saya ucapkan banyak terima kasih kepada penerjemah (Vampli & Melinda). Berkat kerja keras penerjemah, saya dan teman-teman bisa menikmati Erha sampai tamat. Tanpa banyak basa-basi lagi, mari saya mulai ulasan novel yang isi ceritanya penuh dengan pisau dan bawang.

Oh ya, yang akan saya review hanya main story saja. Chapter 1 sampai 311. Tidak termasuk chapter ekstra. Karena sepertinya ocehan saya bakal panjang, jadi....

🌸 Mari bahas plotnya dulu.

fandom.com

The Husky and His White Cat Shizun (akan saya sebut Erha saja biar pendek) sama sekali bukan kisah manis dan imut seperti judul dan covernya. Tolonglah, kamu jangan tertipu dengan judul dan sinopsis yang manis ini karena novelnya berisi penderitaan yang mampu membuat pembaca menangis dan bergalau ria. Sungguh penyiksaan batin. Makasih loh, Meatbun.

TAPI SAYA SUKA CERITANYA! πŸ’“

Erha bercerita tentang Mo Ran (Mo Wei Yu), seorang Kaisar Kultivasi jahat yang telah menakhlukan dunia dengan menguasai Teknik Terlarang. Kepribadiannya yang baik mulai berubah ketika Shixiong (Shi Mei) yang dicintainya mati.

Shizunnya (Chu Wanning) menolak permohonan Mo Ran untuk menyelamatkan Shi Mei yang tengah sekarat. Chu Wanning enggan menolong muridnya bahkan ketika Mo Ran berlutut dan memohon. Hal inilah yang membuat Mo Ran memendam kebencian terhadap Chu Wanning.

Setelah melakukan penyiksaan berat terhadap Chu Wanning, orang yang paling Mo Ran benci itu akhirnya mati juga. Mo Ran merasa dunia sekelilingnya mulai membosankan. Lalu, dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun.

Mo Ran kira dirinya sudah mati. Namun, siapa sangka dia tiba-tiba terbangun ke masa lalu.

Masa di mana dia masih seorang remaja, bukan seorang Kaisar jahat berusia 30 tahun.

Masa di mana Shixiong kesayangannya dan Shizun paling dia benci masih hidup.

Mungkinkah di kehidupan keduanya ini dia bisa menyelamatkan orang kesayangannya dari kematian?

*
Cr. pic on Weibo

Erha memberikan first impression yang baik di chapter satu. Ya, bayangkan saja di chapter 1 Mo Ran (tokoh utama kita) tau-tau minum racun, lalu mati. Bikin penasaran nggak, sih? Yang lebih bikin penasaran, orang yang paling dia benci tuh udah mati, tapi dia malah depresi, lalu bundir. Harusnya kan senang.

Setelah baca chapter satu, dua, tiga, makin ke sana semakin seru. Saya sendiri sebenarnya bingung harus mulai bahas apa dulu karena kisah novel ini terlalu rumit. Bisa kamu lihat panjang novel ini sebanyak 311 chapter! Wow, lebih panjang dibandingkan dengan Tian Guan Ci Fu.


Dalam kisah ini Mo Ran kembali mengulang takdirnya di masa lalu. Namun apa yang dia dapat adalah perubahan takdir yang berbeda dari kehidupan sebelumnya. Bahkan keputusan yang dia ambil juga berbeda dalam kehidupan ini.

Jadi, gaes! Intinya Erha tuh ngasih misteri antara takdir kehidupan sebelumnya dengan kehidupan masa kini. Kenapa kok takdirnya tiba-tiba berubah? Kenapa mantra terlarang seperti Catur Zhenlong ada di kehidupan ini? Padahal jelas-jelas yang bisa menguasai teknik ini hanya Mo Ran seorang (yang di kehidupan sebelumnya telah menjadi Kaisar).

Mo Ran bertanya-tanya, siapakah dalang di balik peristiwa ini? Terlebih, kembalinya Mo Ran ke masa remaja juga merupakan salah satu dari 3 teknik terlarang yang diberi nama 'Kelahiran Kembali'. Siapa yang menggunakan mantra ini?

Lalu segalanya makin ruwet ketika Mo Ran mengalami perubahan takdir yang sangat drastis dari kehidupan sebelumnya. 

Hal menarik lainnya dari Erha tentu saja relasi antara Mo Ran dan Chu Wanning.

Ada banyak hal tentang Chu Wanning yang disalahpahami oleh Mo Ran, membuat sejuta reader gemas karena Mo Ran yang tidak peka, mungkin kelewat bego, ditambah Chu Wanning yang memang hobi memendam perasaan. Ah, sudahlah. Pokoknya relasi mereka akan membuatmu menangis.

Mo Ran dan Chu Wanning itu masa lalunya tragis! 😭

Cr. pic on Weibo

Ada banyak kenyataan yang membuat Mo Ran sadar bahwa shizunnya baik dan Mo Ran juga menyadari kalau dia punya perasaan khusus terhadap Chu Wanning. Bukan sebagai guru dan murid, tapi Chu Wanning memiliki tempat di hati Mo Ran.

Tapi maukah Chu Wanning menerima Mo Ran? Di masa lalu, Mo Ran adalah pembunuh berdarah dingin, yang membunuh manusia seperti menginjak serangga.

Perlahan tapi pasti, misteri di balik tragedi yang dialami Mo Ran, alasan mengapa dia jahat di masa lalu akhirnya terkuak! Kenyataannya akan bikin patah hati dan menangis. Jangan abaikan sedikit pun adegan dalam novel ini. Bahkan misi remeh nan membosankan di awal-awal chapter adalah sebuah kunci untuk chapter ke depannya.

Mau sungkem sama Meatbun kenapa bisa bikin plot serumit ini? Nggak ngerti gimana Meatbun nyusun plotnya. Keren banget.

Plot twistnya juga BANYAK pake BANGEEEET.

Berapa lapis? RATUSAN!

Tiap menghadapi plot twist selalu menahan keinginan untuk lempar hape. Siap-siap aja kaget sampai di penghujung cerita.

Plot twist dan angst tiada henti! 😭

Maaf, nggak bisa ngasih secuil pun clue. Soalnya kamu harus rasain sendiri sensasi nyeseknya kenyataan di balik banyak peristiwa dalam novel Erha. Pokoknya setelah lewat 200 chapter, siapkan hati dan mentalmu sampai ending. Siapkan juga tisu yang banyak.

Karena arc Gunung Jiao, Gunung Longxue, Paviliun Tianyin, dan Puncak Sisheng akan mengoyak hatimu. Bawangnya banyak banget euy. Saya baca Erha tiap menjelang tidur jadi harus bersimbah air mata dulu sebelum tidur.

🌸 Sekarang mari beralih ke Karakter dan Kepenulisannya.

Cr. pic on Weibo

Saya suka sama semua karakter dalam novel ini. 

Semuanya membekas di hati. Tapi yang paling ngena di hati adalah Mo Ran, Chu Wanning, Xue Meng, dan Shi Mei. Kisah-kisah mereka, masa lalu mereka, penderitaan mereka bikin saya nangis dan pengen peluk mereka satu-satu.

Spesial buat Mo Ran pokoknya. Saya suka dengan perkembangan karakternya. Perlahan, tapi pasti. Nggak jomplang dari nyebelin, tiba-tiba tobat. Enggak. Jadi, kalau baca Erha tuh harus sabar. Kenyataannya juga nggak ada manusia yang tiba-tiba berubah. Semuanya butuh proses.

Awal kenal Mo Ran tuh saya sebel banget sama dia. Kelakuannya beneran bikin readers menghujat.

Namun semakin ke sini, ketika masa lalu Mo Ran mulai dikupas oleh penulis, perubahan-perubahan perilaku Mo Ran, perlahan luluhlah hati saya. Saya jadi sesayang dan secinta itu sama Mo Ran.

Apalagi setelah tahu masa lalunya yang suram, gelap, kelam, dan amat sangat menyedihkan. Duh, nggak kuat kalau saya ada di posisi Mo Ran. Baru kali ini baca masa lalu karakter segelap ini 😭


Dasar Meatbun, hobi banget menyiksa karakter dan batin pembacanya.

Penulis berhasil membangun karakter yang melekat di hati pembaca. Karena menggunakan POV 3, sudut pandang juga sering kali berpindah ke karakter lain selain Mo Ran. Dan itu nyaman-nyaman aja dan sama sekali nggak membosankan. Justru malah membuat pembaca semakin mencintai karakter itu.

Oh ya, karena novel ini mengambil tema kehidupan dulu dan sekarang, Meatbun sering kali menulis alur maju-mundur dalam satu bab. Jadi, pastikan kamu bacanya juga cermat dan tidak loncat-loncat. Hal ini berbanding terbalik dengan TGCF karya MXTX yang book 2 dan 4 nya fokus ke flashback, sedangkan book 1, 3 dan 5 adalah adegan masa kini.

Bagus dan suka banget pokoknya sama gaya menulis Meatbun. Apalagi tiap adegan yang dia buat bukan adegan remeh tak bermakna. Sekali lagi, setiap peristiwa memiliki kunci.

*

Overall, saya suka segala aspek dalam novel ini. Baca Erha tuh perasaan di aduk-aduk banget. Nyeseknya menyiksa, tapi puas sama endingnya.

Udahlah, pokoknya saya nggak mau banyak bocorin apa-apa. Maaf, kalau reviewnya nggak jelas banget. Saya nulis review sebenarnya untuk beruneg-uneg aja, tapi dengan harapan ada yang tertarik baca novel ini juga (karena itu saya nulis reviewnya nggak pakai spoiler).

Saya selalu menilai buku dengan range 1 sampai 5 bintang. Tapi untuk Erha rasanya mau kasih 10 aja. Pokoknya nilai buat Erha perfect deh. Karena baru kali ini perasaan saya sampai diaduk-aduk begini. Tiap malem nangis. Tiap pandangin fanartnya mau nangis. Fansong juga galau-galau.

AMBYAR POKOKNYA.

Sangkin bagusnya novel ini, Erha mendapatkan adaptasi Drama yang diberi judul Hao Yi Xing (Immortality). Tokoh utamanya diperankan oleh Chen Feiyu / Arthur Chen sebagai Mo Ran dan Luo Yun Xi / Leo Luo sebagai Chu Wanning. Wah, nggak sabar banget!


Saat ini drama masih dalam proses syuting dan rencananya akan tayang di tahun 2021. Mari kita doakan semoga syuting sampai peluncuran dramanya lancar dan tepat waktu.

Ah ya, karena ini novel danmei, tentu saja relasi antara Mo Ran dan Chu Wanning di drama akan dirombak tanpa romantisme. Tapi mari berharap dramanya akan sebagus The Untamed yang chemistry dua tokoh utamanya dapet banget!

Erha juga tersedia dalam Audio Drama. Saat ini masih on going di Season 2 Episode 3. Sayangnya, audio dramanya update setiap 2 bulan sekali. Butuh kesabaran untuk nunggu 1 episodenya :').

Buat kamu yang penasaran dan mau dengar audio dramanya boleh menghubungiku lewat email atau DM sosmedku saja ya.

Oh ya, sangking sukanya sama novel ini, aku sampai nulis fanfic juga lho. Tapi ceritanya lewat sudut pandang Xue Meng ya. Kalau berminat baca, boleh klik di sini (ceritanya promosi wkwk)

Sekian review yang panjang ini πŸ˜‚πŸ˜

Post a Comment

14 Comments

  1. Kak! Aku baru baca sampai bab 92, dan aku masih benci dan kesal sama mo ran, Masih NGGAK TERIMA dia bersama Wanning!
    Pokoknya pengen tak..............
    Arghhh itu dah!

    huaaaaa nggak terima!!! 🀦😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, makasih sudah mampir ke blog ini. Hmm... Moran di chap segitu emang menyebalkan. Orang kayak Moran saat itu memang nggak pantes buat Wanning. Tapi lanjut baca dulu aja yaa. Kamu pasti jatuh cinta sama Moran versi upgrade 2.0.

      Moran itu terbaik. Sungguh ^^ Untukku yang udah tamat baca, Moran itu tidak bisa dibenci hehe. Happy reading! :)

      Delete
  2. Ini novel yang bikin aku nangis ga karuan pas baca. Terutama di bagian mo ran yang terjebak di mimpi neraka sembilan lapis itu. Soalnya bikin keinget mimpi burukku dan aku sampe down banget. Sampe sekarang aku masih ga berani baca ulang karena takut. Gak siap wkwkwk. Erha ini novel yang aku benci sekaligus aku suka setengah mati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa bagian di novel ini memang menyakitkan. Di beberapa bagian Erha pun ada juga yg enggan aku baca ulang karena terlalu menyakitkan. Tapi meskipun gitu, seperti yang kamu bilang, Erha tetap jadi novel yang kita sukai :')

      Terima kasih sudah mampir dan meninggalkan komentar ^^

      Delete
  3. Hai Kak! Aku sama sekali nggak punya satu pun clue tentang buku ini, jadi aku mencoba cari reviewnya. Dan ternyata positif banget dimana-mana. Aku jadi pengen baca, tapi takut. Apakah ini kisah cinta segitiga? Kalau iya, diantara siapa aja? Lalu, siapa main couple-nya? Chu Wanning dan Mo Ran? Endingnya si main couple apakah bahagia bersama? Apa buku ini mengandung bagian eksplisit? Mohon dibaca dan dijawab ya Kak! Terima kasih ^^ semoga Tuhan memberkati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik. Pertanyaannya akan kujawab satu persatu yaa :)

      Novel ini ada kisah cinta segitiga, antara Chu Wanning, Mo Ran, dan Shi Mei. Betul banget, main couplenya Chu Wanning dan Mo Ran. Walaupun ceritanya sedih dan menyakitkan pakai banget sampai bikin nangis, ending novel ini bahagia kok. Buku ini mengandung bagian eksplisit ya, kalau tidak suka, bisa banget diskip karena menurutku itu hanya fan service saja ^^

      Terima kasih sudah mampir untuk baca review novel ini dan meninggalkan komentar ^^ semoga Tuhan memberkati kamu juga.

      Delete
  4. Aku masih maju mundur mau baca karena chapternya 300+. Sama kek TGCF awalnya jg ragu tapi berhasil diselsaikan jg wkwk. Lalu aku mencoba cari review dulu. Mostly said emg angst bgt jd tambah ragu. Inginnya langsung nonton dramanya aja tapi masih blm tau pastinya kapan tayang. Ya... saya bimbang, tapi penasaran wkwk. Apakah ada selipan komedi atau full bikin sedih atau ada adegan bahagia sesaat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca aja kak hehe. Ga melulu angst. Komedinya malah bisa bikin ngakak banget. Tenang aja, akhirnya happy ending kok. Tapi memang berliku aja jalannya dan bikin air mata pembaca bocor haha X'D

      Delete
  5. Thanks buat reviewnya, Ini novel bener keren banget. Ini pertama kalinya aku misuh2 sama MC dlm novel, rasanya pengen jedotin kepala moran ke tembok, atau tiba2 aja ngempar hape (ke kasur sih, hehe) saking anyelnya, tapi kemudian jadi secinta itu dgn moran... Dari kisah cinta mereka yg bikin gregetan di buku 2, sampai romantisme yg complicated dan bikin merem melek saking explisitnya. Humor? Ya elah.... sampai keselek selek pas bacanya, (untung sering pakai masker klo baca ditempat umum). Masuk dibuku3 jgn harap bisa ketawa lagi, angstnya bikin hati berdarah2, meatbun ga kasih kesempatan buat bernapas di sepanjang buku 3 kayanya.... parah! Butuh 1 minggu lebih utk meng-khatamkan buku ini, ga habis pikir sama Meatbun bisa merangkai cerita seperti ini. Keren lah pokoknya.
    Sampai saat ini masih blm berani baca Yuwu, buku meatbun yang lain, meskipun banyak yang bilang bagus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener lho. Novel meatbun itu kayaknya pertama kali banget bikin perasaan campur aduk ga karuan. Moran bikin misuh2 readernya, angstnya nggak ada obat, bener2 di akhir novel itu air mata ga bisa berhenti. Parah deh. Aku sampe butuh beberapa waktu sampe berhasil move on dari angst novel ini.

      Beberapa waktu lalu aku pernah nyobain baca Yuwu. Ini novelnya belom apa2 udah angst nih. Tapi aku mentok di chapter 25 karena kesibukan. Mungkin nanti bakal lanjut lagi kalo sempat. Kurasa ceritanya juga menjanjikan sih :')

      Terima kasih juga ya sudah mampir dan meninggalkan komentar ^^

      Delete
  6. Kak bagaimana caranya bs dapetin full translation ya? Berbayar pun tdk apa2. Aku ikutin translation dr cynnamonroll baru sampe chapter 155, gak sabar nunggunya. Makasii kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku baca full translation Indonesia di wattpad kak. Boleh cek akun wattpad penerjemahnya di bagian Informasi Buku ya. Di namanya, aku udah masukan linknya ^^

      Delete
  7. Hawwo kak.. aaa makasih udah review novelnya kak.. membuat diri ini semakin ingin baca :"

    Soalnya sempet ragu gegara banyaknya Bab di novel ini.. belum lagi moment angstnya.. tapi tak apa, karena diri ini maso maka saia akan segera bacaa..

    Mengingat sebelumnya, saia juga baca review kakak soal tgcf.. saia dapat bertahan dari angstnya walau sebenarnya saia menjadi sedikit "error", bayangin orang pada nangis bacanya, saia malah ketawa kayak orang gila.. ah atau mungkin gegara sudah banyak angst yang saia baca saia jadi mati rasa?? Ah entahlah..

    Sekali lagi terimakasih kak atas link baca Dan review gregetnya.. aaaaa (≧▽≦)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo... wah, makasih sudah mampir untuk baca reviewku. Ya ampun, seneng banget kalo ada yg tertarik baca setelah baca reviewku haha.

      Aku pun sempet ragu apakah bakal bisa baca sampai tamat? TGCF sendiri aja udah banyak sampai 250 chapter. Eh, 2ha malah tembus 300 chapter lebih. Tapi ternyata selesai juga karena ceritanya seru :')

      Delete

Terima kasih atas kunjungannya. Jangan lupa meninggalkan komentar setelah membaca. Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan :)