Blurb
Sugita Heisuke, seorang pegawai pabrik, bekerja giat untuk menghidupi sang istri, Naoko, dan putri semata wayang, Monami. Bagi Heisuke, menikmati sarapan bersama keluarga setelah sif malam adalah salah satu kesenangan terbesarnya. Namun, hidupnya yang selama ini biasa-biasa saja berubah drastis saat berita di televisi melaporkan bus yang ditumpangi Naoko dan Monami ke Nagano jatuh dari tebing.
Ketika Monami akhirnya terbangun dari koma, ia sepertinya berpikir dirinya adalah Naoko, yang tewas demi melindungi Monami. Lebih anehnya, ia tahu hal-hal yang seharusnya hanya diketahui Naoko.
Review
Cover scam 🥲 We literally can't judge a books by its cover karena cover Naoko yang indah ini, engga kayak isinya 😭
Sebenarnya aku udah selesai baca Naoko sejak Juni lalu. Sudah bikin review dalam versi video juga, tapi rasanya nggak afdol kalau belum nulis reviu panjang dan unggah ke blog.
Sebelum ke reviu, mau turut berduka cita atas meninggalnya sang penulis, Keigo Higashino pada 23 Juli 2026 lalu. Jujur, ini kabar yang amat sangat mengejutkan :') padahal aku baru setahun ini jadi penggemar karya beliau.
Rest in peace Keigo-sensei. Karyamu akan hidup sepanjang masa. Dan beliau adalah salah satu penulis CTM favoritku.
Di tahun 2026 ini ada 13 karyanya yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Dan 8 dari 13 karya tersebut sudah aku baca dan ulas. Kamu bisa cari ulasan buku Keigo Higashino di blog ini 🥲
Sekilas Isi Buku
Naoko ini termasuk novel Keigo Higashino yang sudah terbit lama. Pertama kali diterbitkan di tahun 1998, sudah mendapatkan adaptasi film, dan buku versi terjemahan Indonesia-nya baru rilis di 2026.
Berkisah tentang kehidupan Heisuke berubah total ketika bus yang ditumpangi istri dan putri semata wayangnya mengalami kecelakaan dalam perjalanan menuju kampung halaman istrinya.
Kecelakaan maut tersebut menewaskan sang istri (Naoko), sementara sang anak (Monami) jatuh dalam keadaan koma.
Lalu saat Monami akhirnya bangun, dia malah mengaku bahwa dia adalah Naoko, bukan Monami, dan sukses membuat Heisuke keheranan. Mau tidak percaya pun sosok Monami di hadapannya tau segala sesuatu yang hanya diketahui oleh Naoko.
Jika raga Naoko mati, tapi jiwanya hidup di tubuh Monami. Sementara Raga Monami hidup, tapi jiwanya entah kemana. Heisuke sebenarnya kehilangan istri atau anak? 🥲
Kehidupan tetap harus berlanjut
Meski jiwa Naoko secara misterius pindah ke tubuh Monami, kehidupan Heisuke dan Naoko tetap harus berlanjut. Mereka berdua pun akhirnya menjalani hidup sambil memainkan peran sekaligus sedikit menyelidiki apa yang menyebabkan bus yang Naoko dan Monami tumpangi bisa kecelakaan.
Kecanggungan dan Dilema Heisuke
INI NIH poin yang bikin novel Naoko sulit dibaca sebagian pembaca 😭 karena pembaca harus menghadapi interaksi Heisuke dengan istrinya yang pakai tubuh Monami. Sementara Monami diceritakan masih anak SD. Jadi ngebayanginnya kurang enak.
Dilemma juga Heisuke gimana harus memperlakukan istrinya yang dalam wujud anaknya.
Heisuke bingung, pembaca pun risih.
Ending yang tidak terduga
Kalimat ini ada di blurb bukunya, dan memang endingnya sangat tidak ekspek!
Kesimpulan dan Rekomendasi
Overall, novel ini gaada misteri/kasus yang gimana-gimana kayak kebanyakan novel Keigo.
Pure masalah keluarga dan konflik batin kedua tokoh utamanya karena mereka menjalani kehidupan yang terasa salah.
Dan cukup menguras emosi. Terutama di klimaks. Marah dan sedihnya itu dapat banget. Aku jadi penasaran gimana yaa kalo buku ini juga diceritakan lewat POV Naoko? 🥲
Meskipun harus sabar banget karena di beberapa bagian alurnya terasa lambat.
Jadi, apakah Naoko recommended untuk dibaca?
Nah, untuk ini aku kembalikan ke kalian. Di-hightlight juga ya ini untuk rate usia 21 karena ada bagian yang nggak nyaman dibaca. Tapi buat yang masih sanggup, apalagi udah terlanjur beli, coba dibaca pelan-pelan siapa tau kita bisa ngobrol bareng soal endingnya.
Sekian review Naoko, terima kasih sudah membaca ^^




0 Comments
Terima kasih atas kunjungannya ^^ Jangan lupa meninggalkan komentar setelah membaca, ya. Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan :)